Skip to main content
ads

Pengertian Model Waterfall : Arti , Kelebihan dan kelemahan

Pengertian Model Waterfall : Arti , Kelebihan dan kelemahan
Pengertian Model Waterfall / Sekuensial Linier : Arti , Kelebihan dan kelemahan
Model Waterfall / literature yang dapat diartikan kedalam bahasa indonesia yaitu artinya adalah "air terjun" . Model Waterfall merupakan salah satu metode yang digunakan dalam pengembangan sistem.

Apa itu Pengertian Model Waterfall ?

Waterfall model awalnya dikenalkan oleh Royce tahun 1970 . Model Waterfall adalah salah satu cara pengembangan siste atau perangkat lunak dari sebuat software pada komputer dilakukan secara sekuensial dan juga saling berurutan .

Model Waterfall sangat banyak digunakan oleh para pengembang software , salah satu yang menjadi alasan pengunaan model ini adalah karena pengerjaan dari suatu site yang dilakukan secara berurutan atau bisa dikatakan secara linear . yang artian jika lengkah ke-1 belum dikerjakan artinya kita tidak bisa lanjut ke langkah ke - 2 , ke - 3 dan seterusnya , artinya semua harus diawali dan dilakukan secara berurutan . model waterfall dilakuakn berdasarkan urutan analisis , desain , penkodean , pengujian dan terakhir pada tahap supportting . disebut sebaga model waterfall atau air terjun karena dilakuakan secara berurutan dan berkelanjutan .


Kelebihan / keuntungan Model Waterfall / Sekuensial Linier / air terjun .


  1. Hasil atau kualitas sistem akan baik , karena pelaksanaanya secara bertahap dan tidak berfokus pada satu tahapan saja .
  2. Document dari pengembangan sistem sangatlah terorganisi atau tersusun , alasanya karena setiap langkah atau fase harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum melangkah ke langkah atau fase berikutnya .
  3. setiap langkah / proses memiliki karakter atau spesifikasi sendiri yang nantinya dapat dikembangkan sesuai dengan apa yang telah direncanakan (tepat sasaran)

Kekurangan / Kerugian Model Waterfall / Sekuensial Linier / air terjun .


  1. diperlukan suatu penanganan manajemen yang baik , karena halnya model ini tidak dapat dilakukan secara berulang dan secara acak .
  2. kesalahan atau error yang kecil akan berakibat fatal atau besar jika tidak diindentifikasikan dari awal pengembangan dan akan berakibat pada tahan berikutnya.
  3. sulit mengetahui kebutuhan pelanggan secara eksplisit sehingga tidak dapat meng-akomodasi ketidakpastian pada saat dimulainya pengembangan .
  4. untuk user atau pelanggan harus sabar , karena pembuatan perangkat lunak atau software akan dimulai ketika pada tahap desain telah selesai .
  5. proses yang dilakukan cukup lama dan panjang .
  6. biaya yang cukup mahal karena pengunaan pada banyaknya riset dan juga penelitian untuk pengembangan sistem .


Jadi itu beberapa penjelasan tentang Model Waterfall / Sekuensial Linier atau sering disebut model air terjun pada model SDLC .
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar