Skip to main content

Pengertian Model Iteratif / Inkremental : Arti , Kelebihan dan kelemahan

Pengertian Model Iteratif / Inkremental : Arti , Kelebihan dan kelemahan
Daftar Isi [sembunyikan]
    Pengertian Model Iteratif / Inkremental : Arti , Kelebihan dan kelemahan
    Model Iteratif / Inkremental menjadi salah satu model yang digunakan untuk pengembangan dan pembangunan perangkat lunak , ide dasar dari model ini adalah untuk mengembangkan sistem melalui siklus berulang atau iteratif dan dengan waktu yang lebih singkat atau incremental .

    Model iteratif merupakan pengembangan sitem yang memiliki sifat dinamis yang artinya setiap fase atau tahapan pengembangan sistem dapa dilakukan secara berulang jika terdapat kesalahan atau kekurangan .

    Apa itu Pengertian dari Model Iteratif / Inkremental ?

    Model Iteratif adalah sebuah model atau metode gabungan atau kombinasi dari kedua desain iterative dan incremental untuk sebuat pengembangan , Model Iteratif menciptakan versi yang lebih fungsional dalam sebuah sistem dengan siklus pembangunan yang singkat .

    pada setiap siklus pengembang memberikan pengguna untuk memberikan feedback terhadap proses pengembangan  .

    Kelebihan atau keuntungan Model Iteratif .

    • Resiko yang rendah pada setiap proses pengembangan sistem .
    • mengutamakan fungsi pada sitem sehingga kemudahan dalam pengunaan sistem yang paling diutamakan.
    • dikerjakan secara berurut sehingga tahap awal adalah dasar dari pengerjaan proses atau tahap selanjutnya .
    • memaksimalkan pengembalian model dari investasi konsumen .
    • user / klien dapat mencoba sistem yang dikembangkan dan memberikan masukkan .
    • adanya feedback dari user menjadikan dampak positif dalam pengembangan sistem.
    • pembangunan prototype relatif lebih mudah dilakukan dan dibangun dan tidak memerlukan waktu yang cukup lama.
    • dengan penggunaan prototype kesalahan dan kelalaian saat proses pengembangan dapat segera diketahui .

    Kekurangan atau Kerugian Model Iteratif .

    • Formal end-of-phasemungkin tidak terjadi, karena sangat sulit menentukan scope dari suatu prototype > proyek tidak pernah selesai
    • Dokumentasi yang dibuat sering kali tidak lengkap karena berfokus pada pembuatan prototype .
    • hal - hal seperti system backup dan recovery , sistem performance dan security jarang atau tidak diperhatikan dan sering sekali terlupakan dalam proses pengembangan .
    • membutuhkan resource yang cukup banyak untuk digunakan.
    • model ini tidak cocok untuk pengembangan project dalam skala kecil
    • membutuhkan tenaga ahli lebih untuk analisis resiko yang nantinya timbul dalam proses pengembangan .

    jadi berikutlah pembahasan tentang pengertian Model Iteratif , kelebihan Model Iteratif dan juga kekurangan Model Iteratif , semoga bermanfaat .
    Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
    Buka Komentar
    Tutup Komentar